![]() |
|
|
Related Link:
Layanan jasa terjemahan Inggris - Indonesia atau jasa penterjemah |
Content of the book Next >> |
|
Title: The Quest For Global Quality By Chang Zeph Yun, Yeong Wee Yong, and Lawrence Loh Addison-Wesley Publishing Company, Inc.
Kata Pengantar Buku ini ditulis untuk memenuhi keinginan kalangan pembaca tertentu. Sedemikian banyak definisi tentang TQM sehingga sering menimbulkan rasa frustrasi, termasuk penulis buku ini. Ketidakjelasan tentang bagaimana cara yang mudah menjelaskan konsep TQM di abad ini menggerakkan penulis untuk berusaha memberikan deskripsi/definisi yang berharga tentang TQM. Siapa saja yang sudah cukup lama bergabung dalam kelompok praktisi TQM akan setuju bahwa tindakan ini tidak mungkin setengah-setengah. Banyak jam-jam yang menyakitkan dicurahkan untuk metode penelitian tradisional, seperti tinjauan literatur secara meluas/mendalam guna mempersatukan definisi yang berbeda-beda menjadi satu definisi universal yang mencakup semuanya. Kami juga merasa penting mendukung definisi ini dengan studi kasus yang nyata, karena beberapa alasan. Pertama, untuk menerangkan tentang TQM, dan kedua, memberikan sentuhan yang sebenarnya pada konsep TQM secara keseluruhan. Buku ini berisi kasus tentang TQM dan ditujukan untuk memenuhi keinginan para penganjur konsep TQM. Karena ditulis berdasarkan pengalaman dan metode yang diterapkan oleh sebuah raksasa industri yang sesungguhnya, maka di dalamnya dapat ditemukan contoh-contoh yang jelas dari praktek TQM dan pasti berguna serta menarik bagi para pendidik di bidang ini. Para praktisi TQM masa kini juga akan merasakan manfaat luar biasa, karena buku ini menyajikan pendekatan TQM yang unik yang diterapkan di Singapore Airlines (SIA). Juga dapat diperoleh sejumlah tip khusus yang bermanfaat untuk mengelola praktek mereka sendiri seefektif mungkin. Berkali-kali kami diuji oleh sekelompok orang dan sejumlah usaha dalam perencanaan dan koordinasi yang diperlukan untuk membuat suatu perjalanan yang bebas dari masalah. Diharapkan pembaca akan menemukan manfaat dari buku ini, yang juga menawarkan beberapa petunjuk pemecahan masalah bagi yang menghadapi kesulitan sepanjang perjalanan mereka. Selama tahunan, SIA mencetak reputasi yang melampaui harapan. Menjadi harapan kami bahwa dengan menulis buku ini, banyak ‘penggemar SIA’ yang bersemangat tinggi bisa melihat kerja ekstra hati-hati dari para pekerja SIA dalam memberikan pelayanan berkualitas yang membuat mereka sangat dihargai. Buku ini merupakan penghargaan untuk konsep TQM dan realisasinya di SIA. Kata Sambutan Singapore Airlines merasa terhormat karena dipili oleh Fakultas Administrasi Bisnis, National University of Singapore, untuk kajian mendalam –yang menempatkan di posisi tertinggi dalam buku ini – tentang total quality management (TQM). Kami selalu berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mengutamakan mutu dan nilai dalam segala sesuatu yang kami kerjakan. Reputasi kami untuk inovasi produk, pelayanan berkualitas tinggi di udara dan di darat, investasi teknologi maju dan pengembangan sumber daya manusia, serta perencanaan jauh ke depan dan manajemen keuangan yang hemat, merupakan bukti dari filosofi perusahaan kami. Sukses tidak datang pada kami dengan tiba-tiba. Orientasi pada kualitas merupakan kekuatan penggerak yang utama. Walaupun sejauh ini telah bekerja dengan baik, kami tidak bermaksud berhenti sampai di sini. Dalam perekonomian global yang semakin kompetitif dewasa ini, kami akan terus memantapkan kepemimpinan dalam produk dan jasa, sambil berusaha meningkatkan produktivitas. Kami menghargai kesempatan ini untuk membagi pengalaman kami dengan Anda, dan berharap para pembaca akan mendapat manfaat dari penelitian ini. Dr Cheong Choong Kong Managing Director Singapore Airlines Baru-baru ini, kami menyaksikan perubahan total dalam persepsi tentang quality management dan nilai strategisnya dalam bisnis. Dari pendekatan defensif, kini banyak pemimpin bisnis yakin akan pengaruh kualitas sebagai senjata untuk menghadapi persaingan. Fakultas Administrasi Bisnis di National University of Singapore meneliti dan mempromosikan teori manajemen/bisnis masa kini, khususnya dalam konteks Asia. Kami berpandangan bahwa Singapura, yang berada di persimpangan Timur dan Barat, dapat menjadi alat ‘Asianisasi’ bagi teori-teori bisnis yang banyak dihasilkan di Barat, dan sebaliknya. Total quality mangement (TQM) dan implementasinya di Singapore Airlines (SIA) adalah sebuah contoh yang sangat baik. Microsoft, Coca-cola, dan sebagainya mudah diidentifikasi sebagai perusahaan Amerika. Tapi nama-nama ini merupakan “Dutabesar Bisnis” dari Amerika Serikat. Apa yang memenuhi syarat sebagai “Dutabesar Bisnis” dari Singapura? Pilihan yang tidak mungkin dihindari adalah SIA. SIA penting dan bernilai karena beberapa alasan. Pertama, SIA merupakan perusahaan terdepan di Singapura dan salah satu dari sedikit, jikan bukan satu-satunya perusahaan Singapura yang mendunia. Kedua, melalui penerapan TQM, SIA telah mendukung tesis bahwa konsep bisnis Barat yang telah di-Asianisasi menyerap ‘yang terbaik’ dari Timur dan Barat. Ketiga, sukses SIA yang tidak diragukan, lebih dari cukup untuk membuktikan janji luar biasa tentang TQM. Saya merasa senang bahwa implikasi penting dalam “Kisah tentang SIA” dapat disebarluaskan kepada khalayak melalui buku ini. Profesor Wee Chow Hou, Ph.D, PPA Dekan Fakultas Administrasi Bisnis National University of Singapore I. Pendahuluan: perwujudan Total Quality Management oleh Singapore Airlines 1.1 Pendahuluan Kualitas dimulai dari disiplin yang diterapkan untuk pengawas dan teknisi, hingga pendekatan manajemen yang berfokus pada strategi dan berorientasi pada proses –yang memberikan perhatian kepada semua pegawai—yang diterapkan untuk para chief executive dan presiden hingga ke para buruh garis depan (Bounds et al, 1994). Total quality management (TQM) merupakan konsep yang kini sangat diminati di lingkungan bisnis dan akademisi. Para manajer bisnis begitu bersemangat untuk mendapatkan informasi tentang cara menerapkan konsep TQM, sementara kalangan akademisi berusaha menetapkan tentang apa sebenarnya TQM. 1.2 TQM sebagai Konsep yang Berkembang Istilah TQM menunjukkan sifat manajemen yang komprehensif dalam konteks berbagai organisasi di industri yang berbeda. Tapi, dengan tekanan pada kata ‘total’ bersama dengan deinisi ‘quality’ secara luas, tidak ada keseragaman dalam bermacam-macam pendekatan yang menggunakan nama tersebut. Satu-satunya kesamaan di antara para manajer bisnis dan kalangan akademisi adalah bahwa tidak satupun dari mereka dapat mencapai konsensus mengenai salah satu definisi atau praktek TQM yang sesungguhnya. Jurang yang ada antara para teoris dan praktisi TQM tidak bisa dielakkan menciptakan tabir ambiguitas tentang apa sebenanrnya yang membentuk TQM. Diharapkan bab ini akan memperjelas sebagian, jika tidak seluruhnya, dari ambiguitas ini sebelum memulai studi manifesto untuk TQM. Di bawah ini dijelaskan berbagai pendekatan untuk TQM yang didalilkan oleh para ahli TQM. 1.3 TQM sebagai Sistem Manajemen People-Focused Sebagian ahli percaya TQM antara lain menghasilkan perhatian pada pelanggan, peningkatan yang berkesinambungan, kekuatan hukum bagi pegawai, kerjasama dan partisipasi total. Pandangan ini tampak terlalu sederhana dan memberi tekanan terlalu besar pada aspek manusia dari manajemen mutu, serta mengabaikan kualitas konsep TQM: yakni, aspek-aspek teknologi, operasional dan pemasaran dari manajemen mutu. TQM, seperti dinyatakan oleh namanya, merupakan pendekatan untuk meningkatkan efektivitas dan daya lentur sebuah bisnis secara keseluruhan, dengan berpusat di sekitar kualitas. Pada prinsipnya adalah cara mengorganisir dan mengerahkan seluruh organisasi –setiap departemen, setiap aktivitas, dan setiap individu di setiap tingkatan—untuk mencapai kualitas. Masalah strategis, masalah pemasaaran, aspek-aspek teknis operasi, seluruhnya harus dibahas bersama-sama dengan aspek manusia dari organisasi tersebut. Sebuah perspektif yang sempit akan memacetkan TQM. 1.4 TQM sebagai Program Orientasi-Waktu Konsepsi lain yang salah adalah bahwa TQM sering dihubungkan dengan “program mentalitas” dan seharusnya diterapkan dalam bentuk program bertahap-waktu. Konsep ini membatasi TQM pada satu set program yang harus diterapkan dalam jangka waktu tertentu, dengan awal dan akhir yang jelas. Konsep ini berlawanan dengan praktek bisnis sesungguhnya. Di Amerika Serikat, TQM kerap digunakan untuk menyatakan pendekatan manajemen yang dikembangkan dalam era masa kini dari manajemen kualitas strategis [strategic quality management (SQM)]. Idealnya, para manajer SQM memikirkan TQM lebih dari sekedar sebuah program (Bound et al, 1994). Secara umum, beberapa hal harus diperhitungkan ketika membangun sebuah sistem TQM: Kualitas mencakup masalah jangka pendek dan jangka panjang. Meskipun kaulitas mencakup masalah jangka pendek dan jangka panjang, namun tidak dihasilkan melalui usaha yang ringan atau melalui satu program peningkatan kaulitas. Kualitas adalah hasil dari sejumlah tindakan yang terpadu sempurna dengan sebuah komitmen jangka panjang. Kualitas lebih menunjuukan fokus jangka panjang. TQM merupakan usaha terus menerus yang tidak mengenal waktu. Program yang dibatasi oleh waktu tidaklah penting.
|
|