Home

Translation Experience

Sample of Translation

Rates

About Dian

Contact

 

 

 

 

 

  Related Link:

  www.appliedlanguage.com

  http://language123.com

 

 

 

 

 

 

Layanan jasa terjemahan Inggris - Indonesia atau jasa penterjemah

        << Prev                         Content of the book

Title: WordPerfect 6 Power Tools

By Gordon McComb, 1994

Random House, Inc.

 

 


20. MENYINGKAT WAKTU DENGAN TEMPLATE DOKUMEN

Ada banyak cara menghemat waktu dengan wordPerfect. Di bab-bab sebelumnya Anda telah mempelajari beberapa fasilitas yang dapat digunakan untuk menjadi seorang user WordPerfect yang produktif: macro, merge, dan style.

Cara lain adalah menggunakan template. Tidak seperti macro, merge, dan style, tidak ada fasilitas template built-in pada WordPerfect 6.0 (meskipun ada di WordPerfect for Windows 6.0). Template lebih merupakan teknik ketimbang fasilitas. Karena template adalah sebuah teknik, maka banyak cara untuk membuat dan menggunakan template. Bab ini memerinci beberapa metode yang lebih efisien dan fleksibel.

Template menjadi pertimbangan penting ketika merencanakan teknik otomatisasi untuk WordPerfect, karena template kerap dipakai bersama sejumlah fasilitas WordPerfect lainnya. Sebagai contoh, banyak macro yang dicakup di buku ini digunakan bersama sebuah template. Macro-macro itu menuntun Anda menjalani proses pengisian template. Selain itu, hampir semua merge berdasarkan dokumen bentuk. Dokumen bentuk, untuk semua tujuan praktis, adalah sebuah template.

APA TEMPLATE?

Template adalah dokumen yang digunakan sebagai “pola” atau “cetak biru”. Dokumen ini berisi format dasar dan teks. Anda mengisi bagian kosong dokumen ini untuk mengkostumisasi template sehingga menghasilkan sebuah halaman jadi. Lembar berita faksimili di gambar 20.1 adalah sebuah contoh yang bagus. Template ini berisi kata “FAX” dengan huruf besar bercetak tebal, mempunyai ruang untuk tanggal, nama pengirim, penerima, dan informasi penting lain yang diperlukan dalam lembar berita faksimili pada umumnya.

Untuk memakainya, Anda membuka, mengadakan sejumlah perubahan, dan mencetaknya. Setelah itu, Anda menutup dokumen template tanpa menyimpannya. Dengan demikian, dokumen dapat digunakan lagi tanpa menghapus teks selebihnya.

Inilah konsep yang mendasari template, dan semua sistem template mempunyai pendekatan dasar yang sama. Template adalah dokumen boilerplate yang siap pakai, dapat diubah-ubah sesukanya. Meski template bisa diubah, perubahan itu “dibuang” jika Anda selesai bekerja dengan dokumen tersebut, atau dokumen yang dimodifikasi disimpan memakai nama lain. Dengan demikian, dokumen template yang asli tetap utuh.

Perbedaan template terletak pada cara pakainya (mekanisme yang digunakan untuk memanggil template, dan memodifikasinya). Tersedia sejumlah produk komersial yang membantu mengotomatkan template di WordPerfect, seperti ExpressDocs (dikembangkan oleh laser Tools Corp). Anda juga dapat menerapkan sistem template Anda memaki macro dan fasilitas merge pada WordPerfect. Beberapa sistem demikian dibahas di bab ini, dan di bab-bab Bagian 5 buku ini.

Apapun cara pengaksesan dan modifikasi template yang Anda gunakan, pertimbangkan hal berikut:

Bagaimana template diakses. Bagaimana template itu diisi. (Ini berlaku untuk penyisipan teks biasa ke template atau perubahan format). Bagaimana template dilindungi terhadap perubahan. Pertimbangan yang terakhir ini kebanyakan tergantung bagaimana template diakses.

Mengkases Template

Karena template adalah dokumen WordPerfect biasa, maka Anda dapat mengaksesnya seperti Anda mengakses dokumen biasa. Ada tiga cara umum mengakses template: dengan membukanya ke jendela dokumen baru, dengan memanggilnya ke jendela dokumen yang sudah ada, dan dengan merging. Berikut akan dibahas masing-masing metode.

Membuka Template ke Dokumen Baru

Untuk membuka template ke jendela dokumen baru pilih FilesOpen (atau tekan Shift+F10), ketik nama file template, dan pilih OK. Selama Anda tidak menggunakan sembilan jendela dokumen bersama-sama, WordPerfect membuka template ke layar dokumen yang baru.

Problem terbesar dalam membuka template ke dokumen baru adalah relatif mudahnya template diubah. Buatlah sembarang perubahan dan simpan file. Perubahan itu akan disimpan bersama dokumen.

Salah satu cara mencegah perubahan yang disengaja atau tidak disengaja, adalah dengan memberi atribut read-only untuk file template. Ini mencegah WordPerfect dan kebanyakan program lainnya mengubah atau menghapus file. Gunakan perintah DOS ATTRIB untuk membuat file read-only.

Untuk menandai file sebagai read-only (sehingga file tidak dapat diubah atau dihapus), ketik ATTRIB + R filename. Untuk menghilangkan atribut read-only (sehingga file dapat diubah atau dihapus), ketik ATTRIB-R filename.

Satu problem yang mengganggu dalam pemberian atribut read-only untuk file adalah karena ini lebih menyulitkan pembenahan sistem komputer Anda. Seumpama Anda ingin memindahkan file dari satu direktori ke direktori lain, maka file-file bertanda read-only akan menolak untuk dipindahkan.

Ketahuilah bahwa penandaan file sebagai read-only tidak menjamin file itu tidak akan terhapus atau diubah. User pengalaman dapat menggunakan perintah ATTRIB untuk menghilangkan atribut ini. Atribut read-only juga dapat dihilangkan (dan diabaikan) memakai sejumlah DOS shell, juga dengan Microsoft Windows File Manager.

Karena file-file bertanda read-only dapat menimbulkan masalah, mungkin sebaiknya Anda menghindari teknik ini, dan menggunakan cara lain untuk mengakses dan menggunakan template.

Memanggil Template ke Dokumen yang Sudah Ada

Tidak seperti membuka template ke jendela dokumen baru, ketika memanggil template ke dokumen yang sudah ada, yang Anda dapatkan adalah salinan template, bukan file aslinya. Anda dapat melihat ini dengan melihat baris status di bagian bawah layar (baris status mungkin kosong, memperlihatkan dokumen aktif belum bernama, atau baris status memperlihatkan nama dari dokumen yang sudah ada).

Dengan memanggil template, bukan membukanya, Anda menghindari masalah mengubah dokumen template tanpa sengaja. Pemanggilan template ke dokumen yang sudah ada merupakan metode yang disukai untuk membuka template ke dokumen tersendiri.

Untuk memanggil template ke dokumen yang sudah ada, pilih File Retrieve (atau tekan Shift+f10, Shift+F10). Tentukan nama template, dan pilih OK. Template dipanggil ke dokumen yang sudah ada pada posisi aktif kursor.

Semua cara ini baik. Tapi umumnya, Anda tidak ingin memanggil template ke dokumen lama yang sudah ada. Kebanyakan template bertujuan stand-alone dan tidak dirancang utnuk dikombinasikan dengan dokumen lain.

Ini berarti Anda perlu memanggil file template ke dokumen tidak terpakai yang tidak berisi teks atau unsur pemformatan. Tapi, WordPerfect tidak memungkinkan Anda memanggil file ke dokumen baru yang masih kosong. Solusinya: Anda harus “mengotori” dulu dokumen baru itu, lalu memanggil template. “Mengotori” dokuman artinya memasukkan satu karakter (spasi juga boleh) dan menghapusnya. Dengan demikian WordPerfect tidak lagi menganggap dokumen itu “baru”, dan anda dapat memanggil file template.